ILUSTRASI. (FOTO : ISTIMEWA)

JAKARTA, AKTIFLAB.com -- Dua pelajar dari SMK 29 Jakarta berinisial AW dan AG menjadi korban pemalakan oleh siswa sekolah lain. Keduanya bahkan sempat mendapat ancaman kekerasan dengan menggunakan senjata tajam.

Kejadian berawal saat keduanya hendak mengisi bensin sepeda motor mereka di SPBU Ampera Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (6/2/2013). Tiba-tiba dari sebuah bus Kopaja 612 turun belasan siswa berseragam SMK yang langsung menghampiri kedua korban.

"Mereka langsung menghadang korban," ujar Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Aswin, Jumat (8/2/2013).


Empat dari sekitar 12 pelajar itu kemudian menghampiri korban dan memaksa korban tanah lapang di sekitar kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Disana, kedua korban kemudian dipaksa melucuti seragam, ikat pinggang, baju praktek, peci sekolah, dan uang sebesar Rp 46.000 dengan ancaman dari pelaku yang membawa celurit.

"Korban juga disuruh minum dan merokok satu bungkus," imbuh Aswin.

Setelah puas melakukan aksinya, para pelaku kemudian melepas korban di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan. Beruntung para pelaku tidak mengambil sepeda motor milik korban.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Sementara itu, pihak kepolisian mengatakan masih memproses kasus pemalakan disertai ancaman tersebut.

Sumber : Tribun News

Editor : Azka